Kominfo: Aplikasi dan Situs Pemberi NIK dan KK Sudah Diblokir

Jakarta, CNN Indonesia -- Dirjen APTIKA Semuel Abrijani Pangerapan menyebut bahwa pihaknya telah memblokir situs dan aplikasi yang membagi-bagikan NIK dan nomor KK untuk digunakan registrasi kartu prabayar. Sebelumnya, dikabarkan bahwa ada aplikasi dan situs yang membagikan nomor NIK dan KK untuk digunakan meregistrasi kartu prabayar. "Itu aplikasi ada di Google Play, yang situs sudah diblokir, di Play Store juga sudah," ujar pria yang kerap disapa Semmy ini saat ditanyai CNNIndonesia.com dalam acara HKKI di Kempinski, Grand Indonesia, Rabu (7/3). Namun, saat ditanyai lebih jauh, Semmy tak bisa menyebutkan detil situs dan aplikasi yang telah diblokir itu. Selain itu, pihaknya berniat untuk mencari dalang di balik pelanggaran ini. "Itu mau kami cari orangnya. Kalau perlu kita jebloskan ke penjara," tambah Semmy. Saat dicek, Kamis (8/3) siang, beberapa situs memang benar sudah tak bisa diakses. Namun, situs ktp.yamaha-matic.or.id; ktp.us.to; ktp.bonanza.co.id masih menebar NIK dan KK secara gratis. Sebelumnya, situs dan aplikasi yang mampu memberikan data NIK dan KK ini digunakan oleh pengguna kartu SIM yang gagal melakukan registrasi kartu prabayar. Sebagian dari mereka yang mencoba menyatakan NIK dan KK yang disediakan situs tersebut membuat mereka berhasil melakukan registrasi. Namun sebagai imbasnya, pemilik identitas asli menemukan NIK dan KK mereka digunakan oleh nomor-nomor tak dikenal tanpa seizinnya. Salah satu pengguna pekan lalu telah melaporkan pada Kominfo bahwa nomornya telah digunakan 50 nomor tak jelas. (eks)